ONANI OTAK (II)
Date: Oct 25th, 2004 5:33:43 pm - Subscribe
Mood: sophisticated


Ohhh .....

Ah ....

uh ...umpph ....

*suuurrrppphhh*
## Pekat ##


Ah....

uh ....umpphh ....



== 20 menit berlangsung ==


bergelimang dalam peluh ...

Ahhhhhhhhhhhhhhhhhkkkkkkk!!!
Ahhhhhhhhhkkkkkkkkkkkkkk!!!


*Control + S*
*Close*
*Rename: Cerpen Aida Vyasa, " _____________"*


"Selesai sudah. Sekarang aku mau mandi!"
"Kemana, Ai?"
"Ke Annida, masuk nggak ya?"
"On/OFF aja!"
"Okies Dokies!"


Valhalland, Oktober 2004

Comments: (0)


ONANI OTAK (I)
Date: Oct 25th, 2004 5:31:54 pm - Subscribe
Mood: nauseous




Aku menemukan benang merah antara diri seorang anak dengan lumba-lumba dilautan.

Aku ambil benang merah itu dan ku masukan ke dalam sebuah kata-kata tajam. Aku sematkan dan ku jahit desahan seorang lelaki yang melenguh setiap kali aku menulis.

Kukatakan padanya, aku menulis untuk ONANI OTAK!
KEPUASAN yang tak pernah kau berikan!

Valhalland, oktober 2004

Comments: (0)


BODOHNYA RABI'AH MASA KIN
Date: Oct 25th, 2004 5:29:58 pm - Subscribe
Mood: empty



Kita belum bertemu,
tapi aku sudah menggebu

kita akan bertemu
tapi aku sudah beku

kini aku hanya bisa berkata :
"AKu kerical yang menaruh hati pada seorang rabbi yang mengembara"


Valhalland, Oktober 2004

Comments: (0)


HARUMNYA DUNIA
Date: Oct 25th, 2004 5:27:34 pm - Subscribe
Mood: awkward



Rintik hujan memanjang
Kecipak kaki di kubangan
Teduh pohon pisang
dan angsa di pekarangan


Valhalland, Oktober 2004

Comments: (0)


GODOTKU
Date: Oct 25th, 2004 5:25:57 pm - Subscribe
Mood: pathetic



Habis hujan
tiada angin
malam kelam
rindu karam

Absurd!

Godot menjamur,
gairah berkarat,
sajadah sekarat
Waktu tersungkur

Valhalland, Oktober 2004

Comments: (0)


Forest Template
Content © aidavyasa Aeonity Blog 2004 -20XX
Create your own Aeonity Blog Today