Bom
Date: Aug 8th, 2009 8:42:30 am - Subscribe
Mood: patient
Aku teriak booom...
kau diam dan hanya kerlingan kudapat,
aku balik kembali ke acara penghianatan
sajakku kini mengalir,
bersiaplah
Kami mengacu pada pilar di langit
yang menenteng bumi dengan gagah
dengan keluh kesah seorang punggawa
yang membawa secangkir teh
untuk kini dan nanti
rotan kubelah bagi dua, kau satu
aku punya hilang lagi
dua puluh tahun yang lalu kita bercengkrama
manis di teras penuh canda
dan bersalaman hangat
Comments: (0)