Pesanan
Date: Feb 11th, 2010 7:43:56 am - Subscribe
Mood: odd


Sampaikan ini pada tuanmu..
kami pergi.
Lalui pematang itu dan jalan tiga langkah
hingga mati

Kami berada di antara perasaan
di antara angin dan hujan
sebab itu kami tahu
dan tidak yang lain

Baju kami, lengan kami, dan segala
hadapkan kami kami pun menghadap,
buatkan kami
sebab kerna kami tak ingin laknat

kuantarkan pesanan kepadamu
bumi meminta darimu dan kau kasih
bumi...
pejamkan mata, kami lelah
Comments: (0)


Pa' Kisruh
Date: Feb 11th, 2010 7:30:15 am - Subscribe
Mood: fetching


Kutahu tak boleh ambil pijak,
bukan tempat aku tuk ambil sisi
entah hitam putih
tidak keduanya...

Kebisingan ini kami dengar bagai selimut
yang baru, dibeli kerna tawar menawar
kerna ingin lihat
hehe, banyak duit mungkin

toh aku tak banyak butuh,
dinda tau itu, kadang ia sembunyikan
sesaat dalam gurauan meja makan
dalam segelak tawa erik

Esok lihat saja,
kalian bosan lalu pergi atau kami
yang berdansa lagi,

sampai..

kalian bosan dan pergi

Comments: (0)


Penasaran
Date: Dec 23rd, 2009 3:44:09 am - Subscribe
Mood: swell


Jack dan aku mngelilingi tepi sungai itu
mengamati bahwa ikan kesana kemari
cari arti
Sudah kami genggam pertikaian
kami sehari dua hari lalu
kini berdua sibuk cari lauk

Hampir petang kami bercengkrama dengan
rum digenggam cawan perak
tersapuh karat bercak
Sudah temaram aku liat bayang lembayung
Jack dapat satu

Kami berbaring menatap langit,
toh tak ayal kami sadar, esok berarak lagi
bergesek dengan duri, duri?

Indahkah kau rasa Jack?
sembari kerlingan menyayat lagi

Comments: (0)


Tak biasa
Date: Aug 8th, 2009 3:51:15 am - Subscribe
Mood: cozy


Percakapan tak biasa , kurasa merdu
namun... aku kau atau hantu
bisakah kami menelik sebentar
kamarku penuh 32:23




Comments: (0)


Sayap
Date: Aug 8th, 2009 3:45:25 am - Subscribe
Mood: beat


Kepakkan coba.. aku ingin lihat
kegagahan burung besi, yang menyeringai
namun tak ayal beringas
Aku tak mampu rumuskan
sebab perjalanan hanya sesuatu yang
menggamangkan

Aku melihat langit dan menata lesu
sebab bulan itu tak mesti benderang
kadang ia redup bak cangkir
peraduan yang terakhir

Bapakku berkata maag happy.gif
dan dia lagi, biarken


Comments: (0)


Rail Road Tracks Template
Free Blog Hosting Join Today
Content Copyrighted broery2081 at Aeonity Blog