Rumah Di Syurga
Date: Jun 28th, 2006 8:48:45 am - Subscribe
Rumah di Syurga
Pagi ini kusempatkan membaca hadits arbain yang baru saja kubeli dari murobbiku, ahad kemarin. Aku membaca dengan seksama hadits arbain no. 18. Isinya kurang lebih memerintahkan kita untuk selalu bertakwa kepada Allah SWT dan membalas kejahatan dengan kebaikan. Tersentak aku membacanya, karena aku sadar betul kalau masih banyak tindakan dan perilaku aku yang tidak mencerminkan ketakwaan kepada Allah. Pun, banyak pula perbuatan jahat orang lain kubalas dengan perbuatan jahat. Hal itu semua kulakukan karena aku masih terbawa oleh nafsu diri yang dipengaruhi oleh syetan yang terkutuk. Aku sadar dengan sepenuhnya kalau perbuatan yang aku lakukan itu dosa. Karena itu, berkali-kali pula kuucapkan dengan kalimat istighfar memohon ampun pada-Nya atas segala dosa yang telah aku lakukan.
Aku ingin menjadi muslimah yang sholeha yang kelak akan memiliki rumah abadi di syurga nanti, bersama suami, anak-anak dan keluarga besarku. Namun, belum setitikpun aku melakukan hal-hal yang dapat membuat keinginan dan cita-cita mulia itu terwujud. Seperti layaknya bila kita ingin membangun rumah didunia, maka kita mulai mempersiapkan dana dan material yang dibutuhkan. Begitu pula dengan rumah disyurga, selayaknya sejak didunia kita sudah mulai mengumpulkan modal dan material yang dibutuhkan untuk membangun rumah disyurga yang diidamkan. Bagaimana jalannya? Pastilah aku sudah mengerti jalan untuk mendapatkan rumah disyurga.
Islam merupakan agama yang mudah dan islam telah memaparkan segala bentuk perilaku dan tindakan kebaikan mulai dari yang sederhana sampai kehal yang sulit agar kita bisa memiliki rumah disyurga. Salah satu jalan termudah adalah tersenyum dan menjaga perasaan saudara atau teman kita. Tersenyumlah dengan tulus sehingga dapat memancarkan keceriaan diwajah kita dan memberikan kedamaian bagi yang menerimanya dan jagalah perasaan teman-teman kita agar tidak tergores hatinya walaupun sedikit. Insya Allah semua akan terwujud dan sebuah bangunan megah disyurga akan menanti diiringi dengan senyuman tulus dari penghuni-penghuni yang lainnya.
Wallahu ‘Alam bish showab
Jakarta, 12 Juni 2006
Comments: (0)