BILA ALQURAN BERBICARA
Date: Jun 17th, 2007 1:13:28 am - Subscribe
Mood: important


Waktu engkau masih kanak-kanak
kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudu',
Aku kau sentuh dalam keadaan suci
Aku kau pegang
Aku kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih atau pun keras setiap hari
Setelah selesai engkau menciumku mesra

Sekarang engkau telah dewasa
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku
Apakah Aku bahan bacaan usang yang tinggal sejarah?

Menurutmu, mungkin aku bahan bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau, menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji

Sekarang, Aku tersimpan rapi sekali, sehingga engkau lupa di mana Aku tersimpan
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai pengisi setormu
Kadang kala Aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa

Atau Aku kau buat penangkal untuk menakuti iblis dan syaitan
Kini Aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian, kesepian

Di dalam almari , di dalam laci , aku engkau pendamkan
Dulu, pagi-pagi, surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman

Di waktu petang, Aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau

Sekarang, seawal pagi sambil minum kopi, engkau baca surat khabar dahulu
Waktu lapang engkau membaca buku karangan manusia
Sedangkan Aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Azzawajalla
Engkau engkau abaikan dan engkau lupakan

Waktu berangkat kerja pun kadang engkau lupa baca pembuka surah2ku (Bismillah)

Di dalam perjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat di dalam keretamu
Sepanjang perjalanan, radiomu selalu tertuju ke stasyen radio kesukaanmu

Mengasyikkan...

Di meja kerjamu tidak ada Aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku

E-mail temanmu yang ada ayat-ayatkuu pun kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan dunia mu

Benarlah dugaanku bahawa engkau kini sudah benar-benar hampir melupaiku

Bila malam tiba engkau tahan bersekang mata berjam-jam di depan TV Menonton siaran telivisyen
Di depan komputer berjam -jam engkau betah duduk Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah

Waktupun cepat berlalu

Aku semakin kusam dalam laci-laci mu
Mengumpul debu atau mungkin dimakan hama
Seingatku, hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar
dariku
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terangkak-rangkak ketika membacaku

Atau waktu kematian saudara atau taulan mu
Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba

Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya

Apakah TV, radio , hiburan atau komputer dapat menolong kamu?

Yang pasti ayat-ayat Allah s.w.t yang ada padaku menolong mu
Itu janji Rabbmu, Allah SWT

Sekarang engkau begitu enteng membuang
waktumu
Setiap saat berlalu
Dan akhirnya - kubur yang setia menunggu mu

Engkau pasti kembali, kembali kepada Rabbmu
Jika Aku engkau baca selalu dan engkau hayati

Di kuburmu nanti Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu engkau membela diri

Dalam perjalanan ke alam akhirat
Dan Akulah "Al-Qur'an", kitab sucimu

Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu
Peganglah Aku kembali
Bacalah aku kembali setiap hari

Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat-ayat suci Yang berasal dari Allah Azzawajalla

Rabb Yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah

Yang disampaikan oleh Jibril melalui Rasulmu
Keluarkanlah segera Aku dari almari, lacimu

Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu
Sentuhilah Aku kembali

Baca dan pelajari Aku lagi
Setiap datangnya pagi, petang dan malam hari walau secebis ayat

Seperti dulu
Waktu engkau masih kecil
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan engkau biarkan aku sendiri ....

Dalam bisu dan sepi ....





Comments: (0)


Earth Template
Create your own Free Aeonity Blog Today
Content Copyrighted rock at Aeonity Blog
Comments:

ReCaptcha:

Posting as anonymous Anonymous guest, why not register, or login now.